Pembalut Rebus Bisa Bikin Mabuk, Apa sih Kandungannya?

0 30

Baru-baru ini warga net dikejutkan oleh sebuah berita tentang pembalut rebus yang bisa bikin mabuk. Entah dari mana ide itu berasal, sejumlah remaja di Jawa Tengah rela meminum rebusan pembalut yang katanya bisa memberikan efek “fly” atau memabukkan.

Parahnya lagi, pembalut yang mereka gunakan adalah pembalut bekas pakai yang mereka temukan di tempat sampah. Namun, karena alasan kebersihan mereka pun pada akhirnya memilih untuk membeli pembalut baru. Mereka mengaku melakukannya karena rasa penasaran seperti apa rasanya pakai narkoba, karena mereka tidak sanggup membeli obat terlarang tersebut maka pembalut pun jadi.  

pembalut rebus

Setelah meminum air dari pembalut rebus maka akan timbul efek teler seperti memakai sabu

Para remaja yang meminum air rebusan pembalut pun mengaku bahwa setelah itu akan muncul efek teler seperti menghisap sabu.

Sabu, juga dikenal sebagai methamphetamine atau crystal meth, yang merupakan narkotika psikoaktif jenis Amphetamine Type Stimulants (ATS) yang memberikan efek stimulan kuat di otak sehingga menciptakan sensasi euforik.

Hingga saat ini pun masih belum jelas mengenai zat apa yang bisa menyebabkan efek mabuk setelah meminum air rebusan pembalut. Pihak Dinas Kesehatan pun menduga ada campuran zat kimia yang sengaja ditambahkan dalam rebusan tersebut.

Minum air rebusan pembalut itu ternyata bahaya lho Mom!

Perlu kita ketahui sebelumnya Mom, bahwa merebus pembalut saja merupakan suatu hal yang tidak wajar apalagi meminum airnya. Air rebusan pembalut berpotensi menimbulkan bahaya bagi tubuh. Pasalnya, pembalut terbuat dari bahan-bahan yang tidak layak untuk dikonsumsi, seperti pulp kertas, polimer (super absorbent polymer/SAP), polyethylene, zat perekat (adhesive), dan klorin.

Berpotensi jadi perantara penyebaran penyakit

Satu yang mungkin perlu lebih diwaspadai dari tren ini adalah risiko penularan penyakit. Sebab, darah merupakan salah satu media perantara penyebaran penyakit.

Banyak jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui kontak pertukaran darah. Misalnya saja hepatitis, HIV, dan parvovirus B19.

Jika orang yang menstruasi tersebut memiliki infeksi tertentu, atau membawa virus yang ditularkan melalui darah, ini bisa menularkan penyakit pada orang lain yang meminum darah haid tersebut.

Pembalut bekas itu sendiri juga mengandung kuman dan mikroba asing lainnya yang berisiko menyebabkan berbagai penyakit pada orang yang mengonsumsinya.

Perlu penelitian lebih lanjut

Mabuk-mabukan pakai air rebusan pembalut terbilang sebagai fenomena yang cukup baru.

Itulah kenapa BNN dan Dinas Kesehatan sampai saat ini masih menyelidiki kasus tersebut untuk menyingkap kebenaran adanya kandungan zat psikoaktif di pembalut wanita, termasuk juga potensi dampak riilnya bagi kesehatan.

Minum sedikit dan sekali saja mungkin tidak akan langsung serta merta membahayakan kesehatan. Namun semakin sering dan banyak seseorang minum air rebusan pembalut, akan semakin besar risiko bahaya yang mungkin terjadi dalam jangka panjang.

Edukasi dan peran serta orang tua penting dalam kasus ini

Pengaruh lingkungan memang terbilang tinggi Mom. Namun, pendidikan dasar dari orang tua pun harus lebih kuat. Sebelum anak ke luar rumah sebaiknya bekali mereka dengan pengetahuan agama yang cukup agar anak tidak mudah terpengaruh terhadap pergaulan yang tidak benar di luar sana.

Jika mendapati anak Mom melakukan hal tersebut, ada baiknya Mom menegur dan menasehati mereka. Namun jika dirasa sudah kewalahan maka Mom bisa berkonsultasi dengan seorang psikolog.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply