Pedoman Cara Diet Rasulullah SAW

0 14

Sebagai muslim atau muslimah,  bila Mom ingin menurunkan berat badan, sebenarnya tidak usah pusing memilih program diet yang cocok. Sebab, ada cara diet yang sebenarnya memang telah menjadi bagian dalam lingkup syariat Islam. Cara diet ini bahkan dicontohkan langsung oleh Rasulullah Saw, berabad-abad lalu.  Ya,  cara diet terbaik adalah cara diet Rasulullah Saw.

Dalam sebuah hadis HR. Tirmidi disebutkan, “Tidaklah sekali-sekali manusia penuhi suatu wadah juga yang lebih beresiko dari perutnya. Cukuplah untuk anak Adam sebagian suap makanan untuk menegakkan badannya. Bila ia mesti mengisinya, maka sepertiga (isi lambung) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, serta sepertiga lagi untuk nafasnya (hawa).” Petunjuk tersebut merupakan  pedoman cara diet Rasulullah Saw.

Diet ala Rasulullah Saw tidak hanya membuat kita terhindar dari obesitas atau kegemukan, tapi menjadi lebih sehat serta tanpa efek samping. Bagaimana sih pola diet sehat yang dianjurkan Rasulullah SAW?  Berikut ini beberapa tipsnya :

  1. Makan Saat Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang. Aturan utama pada cara diet Rasulullah Saw ini sudah tentu bukan karena tanpa tujuan. Sebab bila makan saat Mom lapar, sangat baik bagi kesehatan. Jika menunggu perut terlalu lapar baru makan, justru bisa memicu meningkatnya asam lambung. Hal ini sudah tentu akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, jika makan hingga terlalu kenyang dapat menimbulkan overdistensi pada lambung, yakni kondisi lambung yang menjadi mekar hingga akhirnya membuat lambung membesar dan berdampak pada porsi makan Mom yang juga ikut menjadi lebih banyak.
  2. Mengonsumsi Asupan Makanan yang Baik dan Halal. Makanan yang Mom konsumsi harus terjaga kehalalannya. Sebenarnya halal saja tidak cukup, harus dilengkapi juga dengan cara pengolahanya yang baik bagi kesehatan. Seperti contohnya, gula itu halal, namun mengkonsumsi gula berlebihan bersifat tidak baik, maka dari itu Mom pun harus membatasi konsumsi gula. Jadi pastikan Mom mengkonsumsi makanan yang tidak hanya halal tetapi juga baik.
  3. Makan Sembari Duduk Meninggikan Kaki Kanan. Makan dengan cara duduk di bawah atau di lantai lalu meninggikan kaki sebelah kanan mungkin terlihat kurang sopan,. Namun, sebenarnya makan dengan cara duduk tersebut tidak hanya mencegah supaya tidak makan terlalu banyak, tapi juga bermanfaat agar makanan dapat masuk ke lambung dengan sempurna.  Cara ini juga bisa mencegah makanan mengendap di bagian esofagus yang dapat memicu esofagitis atau radang esofagus akibat makanan tidak masuk ke lambung dengan sempurna.
  4. Mengunyah Makanan Secara Perlahan. Mengunyah makanan secara sempurna, seperti mengunyah sebanyak 32 kali, tak hanya melembutkan makanan, tapi juga dapat membantu supaya fungsi pencernaan tubuh tidak terlalu keras bekerja.
  5. Tidak Tidur Sesudah Makan. Ada sebuah hadist yang menyatakan hancurkanlah makananmu melalui sholat dan dzikr dan janganlah tidur sesudah makan sebab bisa membuat hatimu menjadi keras. Adapun yang dimaksud dari pernyataan hati menjadi keras di sini, bisa jadi menimbulkan sirosis, yakni kerusakan hati. Hal tersebut terjadi disebabkan proses fermentasi pada usus terlalu lama. Jika habis makan kita langsung tidur, gerak usus pun akan melambat, ketika itulah kuman pada usus mencerna makanan dengan waktu yang lama, dengan begitu dapat menghasilkan zat-zat atau senyawa yang dapat merusak hati, seperti nitrit, skatol, dan indole.

 

Cara diet Rasulullah Saw ini sederhana saja tapi hasilnya bukan hanya bisa membuat berat badan Mom berkurang tetapi lebih dari itu, akan membuat Mom menjadi lebih sehat. Mengikuti pola makan Rasulullah Saw juga berarti mengikuti sunah beliau dan barang siapa yang mengikuti sunah Rasulullah Saw akan mendapatkan ridha Allah Swt.  Jadi, tunggu apa lagi?

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply