Minat membaca anak Indonesia rendah dari negara lain

0 19

Tahukah Mom kalau minat membaca anak-anak Indonesia masih dibilang rendah dari negara lain. Menurut Duta Baca Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dari 61 negara, Indonesia menempati peringkat no 60. Sungguh angka yang memprihatinkan ya Mom?

Banyak sekali faktor penyebab anak-anak Indonesia kurang suka membaca. Simak beberapa faktor yang menyebabkan anak-anak Indonesia kurang suka membaca.

minat baca anak

Para orang tua tidak menekankan kebiasaan membaca di rumah

Belum ada suatu kebiasaan membaca yang ditanamkan  oleh orang tua ke anak sejak dini. Hal ini biasanya berpengaruh terhadap model kebiasaan orang tua di rumah yang memang tidak membiasakan kegiatan membaca. Oleh karena itu, peranan orang tua sangat berpengaruh kan Mom. Bayangkan saja, jika orang tuanya suka membaca, tentu kebiasaan tersebut akan dicontoh oleh anaknya.

Paradigma yang salah terhadap membaca

Sebuah pola pikir bahwa membaca hanyalah sekedar hobi pun bisa menjadi salah satu faktor penyebab para Mom tidak menekankan anaknya untuk membaca. Bahkan tidak memberikan sebuah kewajiban untuk membaca. Paradigma yang seperti ini Mom yang harus diubah dan menjadikan kebiasaan membaca adalah sebuah kewajiban.

Fasilitas untuk membaca di Indonesia masih tergolong minim

Sebuah akses dan fasilitas pendidikan di Indonesia belum merata dan minimnya sebuah kualitas sarana pendidikan. Hal ini sudah menjadi sebuah fakta bahwa kita masih melihat banyak anak yang mengalami putus sekolah dan tidak mengenyam bangku pendidikan. Sarana dan prasarana yang kurang mendukung menjadi salah satu penyebabnya. Jadi tak heran jika proses belajar mengajar pun jadi terhambat

Produksi buku di Indonesia masih dinilai kurang

Produksi buku di Indonesia pun sebagai dampak dari belum berkembangnya penerbit di daerah. Selain itu, insentif bagi produsen buku dirasa belum adil dan wajib pajak bagi penulis yang mendapatkan royalti rendah sehingga memadamkan motivasi mereka untuk menciptakan karya yang berkualitas.

Tonoto Foundation mengembangkan perpustakaan sekolah untuk meningkatkan minat baca anak-anak di Indonesia

Sebagai dukungan terhadap peningkatan minat baca dan kecintaan terhadap buku, sejak 2010 Tanoto Foundation mengembangkan perpustakaan sekolah menjadi tempat yang nyaman dan mudah diakses oleh murid-murid sehingga mereka bisa mengunjunginya secara rutin dan mendapatkan berbagai jenis buku.

Program ini mendorong anak-anak untuk meningkatkan kebiasaan membaca sejak usia dini. Untuk mencapainya, guru-guru di sekolah mitra Tanoto Foundation dilatih tentang sistem pengelolaan perpustakaan kecil.

Tanoto Foundation telah merenovasi dan membangun perpustakaan di 186 sekolah, mendonasikan lebih dari 32.000 buku, dan melatih lebih dari 1.800 guru dalam mengelola perpustakaan di wilayah pedesaan provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Utara.

Dengan adanya program positif tersebut maka diharapkan minat baca anak-anak di Indonesia bisa meningkat. Selain itu, membaca bisa menjadi sebuah kebiasaan tidak hanya sekedar hobi saja.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply