Merasa Tak Nyaman Karena Keputihan? Lakukan Cara Mengatasinya

0 26

Keputihan umum terjadi pada wanita untuk melindungi vagina dari bakteri penyebab infeksi dan iritasi. Pada Mom yang sedang hamil pun keputihan kerap muncul.

Kenali tanda-tanda berikut untuk mengetahui keputihan yang Mom alami termasuk normal.

 

Meski keputihan bisa dibilang tidak berbahaya, namun Mom perlu mengetahui tanda-tanda keputihan tersebut dikatakan normal, seperti :

  •      Keputihan yang normal memiliki tekstur cairan yang kental dan agak lengket.
  •      Tidak ada bau yang keluar dengan menyengat.
  •      Cairan yang keluar berwarna jenih atau putih.

Banyaknya cairan yang keluar berbeda tiap wanita tergantung dari kondisi kesehatannya. Pada Mom yang sedang hamil, menggunakan alat kontrasepsi, menjelang menstruasi, dan ketika berhubungan seksual keputihan biasanya keluar lebih banyak. Selain itu keputihan juga dapat terjadi karena Mom sedang mengalami masa ovulasi dan mengalami stres.

Hati-hati jika menemukan gejala keputihan tidak normal!

Keputihan tidak normal ditandai dengan keluarnya cairan berwarna hijau atau kuning serta terasa lengket dan kental, terdapat bau yang menyengat, gatal, atau nyeri pada area vagina, dan munculnya pendarahan meskipun tidak sedang mesntruasi.

Penyebab keputihan tidak normal disebabkan oleh peradangan pada rahim, leher rahim, vulva, dan vagina.

Mom lakukan tip mencegah keputihan agar tidak sering terjadi, yuk!

  • Mungkin Mom berpikir untuk menggunakan cairan khusus organ kewanitaan agar bersih dan terhindar dari keputihan. Sebenarnya hal ini tidak perlu, karena area intim wanita bisa membersihkan dirinya sendiri, penggunaan cairan khusus justru akan menimbulkan vaginosis bakterial. Untuk membersihkan vagina, Mom cukup gunakan air hangat saja. Kalau pun menggunakan sabun jangan gunakan sabun yang mempunyai aroma wangi yang terlalu kuat.
  • Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat, dan gunakan celana dari bahan katut agar vagina dapat bernapas.
  • Menjaga pakaian dalam selalu kering dan tidak lembab, keringkan segera dengan tisu setelah buang air kecil.
  • Lakukan cara yang benar ketika membasuh organ intim setelah buang air kecil, yaitu dari bagian depan ke belakang.
  • Ketika menstruasi ganti pembalut secara teratur.
  • Minum air putih yang cukup dan menjaga pola makan dengan  benar.

Cara mengatasi keputihan di atas dapat Mom terapkan, namun jika keputihan terus muncul sebaiknya segera menemui dokter untuk tindakan lebih lanjut. Karena hanya dokterlah yang bisa menentukan keputihan Mom berbahaya atau tidak. Biasanya dokter akan meminta Mom menjalani beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan PH vagina, kultur urin, USG, Rontgen, hingga biopsi tergantung dari tingkat keparahan keputihan yang dialami.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply