Langkah Ini Bisa Mom Lakukan dalam Mengatasi dan Mencegah Cegukan Pada Bayi

0 68

Cegukan merupakan suatu kondisi ketika terjadinya kontraksi pada diafragma yang terjadi berulang dan menimbulkan suara hik. Pada umumnya semua orang pernah mengalami cegukan, tidak terkecuali bayi. Bahkan bayi telah mengalami cegukan sejak masih di dalam kandungan. Cegukan pada bayi biasanya tidaklah berbahaya sehingga Mom sebagai orang tua tidak perlu khawatir. Bahkan beberapa bayi dapat tidur dengan nyenyak sambil cegukan.

Cegukan terjadi karena adanya otot-otot diafragma yang tiba-tiba berkontraksi akibat adanya stimulasi dari otot. Udara pun akan masuk dengan cepat ke dalam paru-paru dan membuat epiglottis menutup dengan cepat. Penutupan epiglottis yang mendadak inilah yang menimbulkan suara hik saat cegukan. Epiglottis adalah flap yang berfungi membuka dan menutup tenggorokon ketika makan dan minum agar tidak masuk ke paru-paru.

cegukan

Mom bisa melakukan beberapa cara agar bayi Mom berhenti dari cegukan.

Jika Mom masih khawatir dengan cegukan pada bayi Mom yang mungkin terlalu lama, Mom dapat melakukan beberapa hal di bawah ini.

1. Berikan ASI

Biasanya para orang tua akan memberikan minuman atau ASI pada bayi yang cegukan agar cegukannya berhenti. Gerakan mengisap saat menyusui akan membuat diafragma bayi menjadi lebih rileks. Setelah menyusui, tepuk-tepuklah punggung bayi dengan lembut agar ia bersendawa. Udara yang keluar saat bersendawa juga dapat menjadi penyebab cegukan pada bayi sehingga cegukan dapat berhenti, jika udara tersebut keluar.

2. Berikan minuman hangat

Minuman hangat atau susu hangat dapat membuat perut bayi Mom menjadi nyaman dan hangat sehingga dengan mudah mengeluarkan gas di dalam perutnya.

3. Pijat alis bayi dengan lembut

Pijatan pada alis bayi akan membuat bayi lebih tenang dan nyaman sehingga cegukan akan berhenti dengan sendirinya.

4. Peluk bayi

Berikan pelukan pada bayi dalam posisi tegak sehingga bayi akan merasa nyaman dan udara pada perut bayi akan keluar.

5. Berikan empeng

Gerakan menyusui dapat menghilangkan cegukan, begitu pula dengan gerakan mengempeng atau minum susu dengan dot. Gerakan tipuan ini juga mampu mengeluarkan gas yang terjebak pada perut bayi.

6. Tunggu cegukan berhenti sendiri

Biasanya cegukan akan berhenti sendiri tanpa perlu penanganan khusus. Jadi bersabarlah jika bayi Mom mengalami cegukan karena nantinya akan berhenti sendiri.

7. Hangatkan suhu kamar bayi

Cegukan juga dapat terjadi jika suhu kamar bayi terlalu dingin. Untuk itu, bawalah bayi ke ruangan yang lebih hangat dan lembap agar cegukannya dapat berhenti.

Meskipun cegukan tidak berbahaya, namun ada baiknya Mom juga melakukan pencegahan sebelum bayi menjadi cegukan.

Cegukan memang bukan hal yang berbahaya, tapi ada baiknya jika tidak terjadi. Mom juga dapat melakukan pencegahan cegukan pada bayi. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah terjadinya cegukan pada bayi.

  1. Jangan menyusui ketika bayi rewel, menangis, atau marah karena akan menyebabkan semakin banyaknya udara yang masuk ke dalam perut bayi saat menyusui dan akan mengakibatkan cegukan.
  2. Posisikan kepala bayi lebih tinggi daripada perutnya saat menyusui.
  3. Pilih botol susu yang tepat. Jika Mom menggunakan botol susu maka pilih yang memiliki bentuk khusus, yang mampu mencegah cegukan atau kolik pada bayi.
  4. Jangan melakukan gerakan memantulkan bayi ke atas dan bawah setelah bayi disusui.
  5. Posisikan bayi dalam posisi tegak setelah makan selama 30 menit.
  6. Berikan makan sedikit demi sedikit, jangan memberi makan secara terburu-buru
  7. Beri makan tepat waktu. Jangan telat memberi makan bayi  karena gas akan terkumpul di dalam perutnya dan menyebabkan cegukan
  8. Sebagai ibu yang menyusui, Mom juga harus memperhatikan makanan Mom. Hindari makanan yang mengandung banyak gas, seperti kol dan brokoli.
  9. Perhatikan bayi yang sering menangis. Jika bayi Mom sering menangis, maka akan lebih mudah mengalami cegukan karena ada banyak udara yang masuk ke dalam perutnya saat ia menangis. Selalu tenangkan bayi dan jangan biarkan ia terlalu lama menangis karena selain menghindari cegukan, pelukan Mom juga dapat menghindarinya dari trauma.

Memang pada umumnya bayi sehat dapat mengalami cegukan dan hal tersebut bukanlah sesuatu yang dapat menganggu aktifitas sang bayi. Namun tetap tidak menutup kemungkinan bahwa cegukan pada bayi adalah sesuatu yang harus diwaspadai. Cegukan pada bayi juga dapat menganggu sistem pernafasaan sang bayi.

Jika cegukan pada bayi terjadi dengan frekuensi yang sering dan juga di sertai dengan batuk, ludah, atau pun rewel maka sebaiknya Mom segera periksakan kondisi bayi Mom dengan dokter. Oleh karena hal tersebut dapat terjadi karena adanya kenaikan pada refluks asam lambung. Cegukan yang merupakan hal biasa pun dapat menjadi salah satu pertanda adanya penyakit serius.

Itulah beberapa informasi mengenai cegukan pada bayi yang dapat Mom pelajari. Selalu pantau perkembangan buah hati agar Mom mengetahui penanganan dan perawatan yang tepat bagi bayi.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply