Ketika Lidah Bayi Putih, Hal Ini yang Mom Harus Ketahui dan Lakukan

0
Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/momiia993/apps/momiia/public/wp-content/themes/publisher/includes/functions.php on line 5662

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/momiia993/apps/momiia/public/wp-content/themes/publisher/includes/functions.php on line 5663
118

Dalam masa tumbuh kembang bayi, Mom akan menemukan berbagai hal baru pada bayi Mom. Beberapa perubahan pada tumbuh kembang bayi terkadang membuat orang tua cukup cemas dan khawatir. Salah satunya adalah perubahan warna pada lidah bayi Mom. Pernahkah Mom melihat lidah bayi Mom berubah menjadi putih? Atau justru bayi Mom sedang mengalaminya saat ini?

Warna putih pada lidah bayi Mom sebenarnya bisa disebabkan karena sisa ASI atau adanya jamur yang berkembang di dalam mulut. Mom harus mengetahui perbedaan keduanya untuk mengetahui penanganan selanjutnya. Jika lapisan putih pada bayi muncul setelah menyusui dan hilang saat diseka dengan kain kasa steril, maka lapisan putih itu hanyalah sisa ASI sehingga Mom tidak perlu melakukan penanganan lebih lanjut. Namun jika Mom sulit membersihkan lapisan putih tersebut dan  justru terlihat menyebar pada pipi bagian dalam dan langit-langit, maka kemungkinan lapisan putih tersebut adalah infeksi akibat adanya jamur. Bahkan terkadang jika Mom terlalu keras menyeka lidah bayi justru lidah akan luka dan semakin memperparah kondisi mulut bayi.

lidah bayi putih

Jamur membuat lidah bayi putih. Beberapa penyebabnya sebaiknya diketahui ya, Mom.

Jamur yang menyebabkan infeksi  ini disebut Candida albicans. Jamur ini sebenarnya berada di dalam sistem pencernaan, namun akan semakin berkembang ke organ lain jika kondisi organ memungkinkan untuk berkembang biak. Kondisi organ yang disukai jamur ini adalah lembab dan hangat. Bayi akan sangat rewel dan sulit menyusui jika lidahnya dipenuhi dengan lapisan jamur. Lapisan jamur yang terlalu tebal akan membuat bayi risih saat makan dan menyusui. Kondisi lidah putih ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk orang dewasa. Namun, kondisi lidah putih memang lebih banyak menyerang bayi. Hal ini di sebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh bayi yang masih sangat lemah sehingga menjadi rawan untuk terkena infeksi. Ada berbagai penyebab yang membuat lidah bayi terkena infeksi jamur, yakni seperti berikut ini.

  1. Ibu mengalami keputihan ketika melahirkan sehingga ikut membawa jamur Candida albicans pada bayi.
  2. Kebersihan puting yang tidak terjaga. Puting yang kotor akan memudahkan jamur melekat dan menular pada bayi ketika menyusui.
  3. Kebersihan dot yang tidak terjaga. Dot yang kotor atau tidak steril juga menjadi wadah yang baik bagi pertumbuhan jamur. Sterilkan dot dan botolnya dengan cara merebusnya hingga air benar-benar mendidih.
  4. Konsumsi antibiotik. Jika Mom mengonsumsi antibiotik tepat setelah melahirkan maka akan memudahkan bayi Mom terkena serangan jamur.
  5. Tangan yang kotor. Baik itu tangan Mom mapun bayi, jika tangan kotor maka bayi akan mudah terkontaminasi bakteri dan jamur.

Lakukan penanganan yang terbaik ketika mengetahui bayi Mom terkena jamur.

Biasanya lapisan putih ini akan hilang dan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan khusus. Jika bayi Mom pernah mengalami lidah yang berubah menjadi putih akibat jamur, maka ada beberapa cara penanganan yang dapat Mom lakukan pada bayi Mom:

  1. Temukan sumber penyebab jamur yang menginfeksi lidah bayi Mom. Sumber infeksi bisa berasal dari puting, tangan yang kotor, mainan, atau dot dan empeng bayi. Cuci bersih semua yang menjadi sumber infeksi jamur agar tidak memperparah kondisi lidah bayi.
  2. Biasakan untuk membersihkan mulut bayi setelah menyusui. Mom dapat menggunakan kasa steril yang telah dicelupkan pada air hangat, lalu usapkan dengan lembut pada permukaan lidah bayi untuk mengangkat kotoran yang melapisi lidah bayi Mom.
  3. Pastikan empeng yang digunakan bayi Mom selalu bersih. Bersihkan empeng dengan merendamnya dalam air panas sebelum diberikan pada bayi.
  4. Sebaiknya Mom juga mengkonsumsi makanan yang bergizi agar ASI yang dihasilkan juga lebih bernutrisi dan dapat membantu mencegah semakin berkembangnya bakteri.
  5. Konsultasikan pada dokter spesialis jika anak semakin rewel dan lapisan putih tidak kunjung berkurang. Dokter akan memberikan Nystatin jika diperlukan, Nystatin adalah obat drops yang berguna untuk mencegah semakin berkembangnya jamur pada mulut. Namun jika Nystatin tidak juga membantu, dokter akan memberikan violet yang berwarna biru keunguan dalam bentuk larutan 0,25%-0,5% pada lidah bayi. Violet ini juga bisa dioleskan pada puting jika sumber jamurnya adalah dari puting.

Selain dari semua hal yang telah di sebutkan di atas, cara yang paling penting dan ampuh untuk mencegah lidah putih di bayi adalah dengan menjaga kebersihan diri bayi dan juga mainan – mainannya. Ingat, bayi sering memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya sehingga para orang tua harus menjaga kebersihan barang – barang sekitar bayi mereka.

Semoga bayi Mom selalu dalam keadaan sehat dan semakin baik dalam tumbuh kembangnya. Selalu jaga kebersihan diri Mom sekeluarga agar si Kecil juga terhindar dari berbagai macam penyakit.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply