Keren! Bocah Penjual Suvenir di Kamboja, Pintar Lebih dari 5 Bahasa

0 14

Pertanyaan apa yang muncul pertama kali ketika Mom melihat seorang anak penjual asongan yang pandai berbahasa asing? Di Kamboja, Mom mungkin bisa bertemu dengannya. Seorang bocah yang sudah menarik perhatian para turis karena mampu menguasai sekitar 7 bahasa asing.

Beritanya pun lantas viral ketika video dirinya terunggah di media sosial. Tak heran, jika para turis yang datang terkesima dengan keahlian linguistik si bocah.

Dalam sebuah video klip seperti dikutip dari Asia One, Minggu (11/11), terlihat seorang anak laki-laki Khmer yang tengah memamerkan bakat linguistiknya ketika menjual suvenir kepada seorang turis di Kamboja.

Layakkah bocah itu disebut dengan seorang polyglot?

Polyglot adalah sebutan untuk orang-orang yang bisa berbicara dalam banyak bahasa, biasanya lebih dari 5 bahasa dengan kemampuan berbahasa amat baik. Banyak netizen terkesan dengan bakatnya tetapi ada yang mengatakan bahwa anak itu memang harus mengembangkan keterampilan tersebut untuk bertahan hidup.

“Saya bisa berbahasa Kanton, China. Lalu Bahasa Inggris, Thailand, Jepang, Korea, Prancis, Spanyol,” kata bocah itu sambil menawarkan dagangan suvenir miliknya, seperti terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial.

Lantas dia pun mempraktikkan, bagaimana dia berkomunikasi dengan bahasa yang berbeda beda. Nampak seorang turis sedang mewawancarainya di belakang kamera, seraya memilih-milih barang dagangan bocah tersebut yang tak lain adalah aneka suvenir, seperti gantungan kunci dan magnet.

Anak Mom juga bisa menguasai lima atau lebih bahasa

Melihat kemampuan anak pedagang suvenir tadi, sangatlah wajar jika Mom juga menginginkan anak Mom pintar juga berbahasa asing. Untuk itu, Mom juga bisa mengajarkan mereka seperti halnya berikut ini!

Mengasah kemampuan oral language mereka

Oral language sangatlah penting sebagai landasan dan pintu gerbang untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menulis secara efektif. Sebab, ini merupakan proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak, di mana anak diminta berbicara untuk mengekspresikan pemikirannya.

Mengasah kemampuan Menulis dan Membaca

Beri mereka bacaan-bacaan berbahasa Inggris. Selain itu, kita ajari anak-anak untuk menuliskan kembali cerita yang baru dibaca. Ini penting banget untuk menambah kosakatanya.

Ajarkan anak untuk berbicara dan mendengar

Untuk belajar bahasa Inggris, anak perlu mengucapkan dan melafalkan kalimatnya dengan baik. Jadi anak enggak cuma tahu cara menuliskan kata-kata bahasa Inggrisnya, tetapi juga tahu bagaimana melafalkannya.

Hal ini penting, untuk mengasah kemampuan si kecil dalam hal mendengar. Jadi anak-anak akan terbiasa mendengar pengucapan bahasa Inggris orang lain, untuk kemudian meresponsnya melalui percakapan.

Baik bicara, mendengar, membaca, dan menulis, sebaiknya diterapkan melalui praktik sehari-hari. Bisa juga dengan memaparkan anak melalui film berbahasa Inggris tanpa teks alih bahasa. Atau bisa juga dengan memperdengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply