Jangan Sampai Anak Mom Terkena Kekerasan Seksual, Kenali Tanda-Tandanya!

0 51

Kekerasan seksual pada anak merupakan tindakan yang dikutuk banyak orang. Pasalnya kekerasan seksual pada anak menyebabkan penderitaan bagi anak, baik fisik, emosi, dan juga psikologisnya. Kekerasan pada anak adalah sebuah tindakan secara fisik, seksual, penganiayaan emosional, atau pengabaian terhadap anak.

Anak dapat mengalami kekerasan ketika dia berada di rumah, sekolah atau di lingkungan tempat dia berinteraksi. Kekerasan pada anak bisa memunculkan masalah fisik dan psikologis di kemudian harinya lho Mom. Dampak yang terlihat secara fisik adalah adanya luka memar di sekujur tubuhnya. Secara psikis, anak korban kekerasan dapat mengalami masalah kejiwaan, seperti stress pasca trauma, cemas, dan psikotik.

kekerasan pada anak

Namun, banyak diantara Mom tidak menyadari tentang kedua tanda-tanda itu. Agar sebuah kekerasan seksual pada anak dapat dideteksi lebih dini, maka Mom harus lebih peka dan tanggap terhadap beberapa tanda dan gejala kemungkinan anak menjadi korban kekerasan seperti di bawah ini, Mom!

  • Anak mengalami mimpi buruk yang tidak diketahui apa penyebabnya.
  • Perhatian si anak mudah sekali teralihkan dan mereka juga banyak melamun atau bengong.
  • Pola makan anak tiba-tiba berubah seperti tidak nafsu makan, berkurangnya nafsu makan hingga kesulitan untuk menelan.
  • Mood yang labil, terkadang dia merasa senang dan tiba-tiba jadi marah-marah tanpa sebab. Terkadang juga merasa ketakutan sendiri dan tidak aman.
  • Sering membicarakan tentang bagian tubuh terutama alat kelamin dan masalah seksual.
  • Menulis, menggambar atau bermain hal-hal yang berhubungan dengan bagian masalah seksual.
  • Berpikir dan merasa bahwa dirinya kotor dan jahat.
  • Muncul perasaan takut terhadap orang tertentu atau di tempat tertentu.
  • Tiba-tiba memiliki benda atau uang hasil pemberian tanpa ada alasan yang jelas.
  • Menunjukkan perilaku seksual orang dewasa.
  • Menunjukkan sikap yang aneh terhadap orang dewasa dengan menunjukkan perilaku layaknya anak kecil.
  • Anak melakukan penolakan untuk membuka baju pada saat mandi atau ke toilet.

Jika beberapa tanda-tanda di atas terjadi pada anak Mom. Sebaiknya Mom mengajak si kecil untuk berbicara dari hati ke hati mengenai perubahan sikapnya. Mom harus mencari tahu dari anak mengenai tindak kekerasan yang dia alami.

Apabila memang ditemukan adanya sebuah kekerasan seksual pada anak, maka Mom harus segera membawanya ke dokter dan psikolog untuk melakukan sebuah pemeriksaan. Lakukan sebuah tes laboraturium juga untuk meyakinkan.

Oleh karena itu Mom, sebuah pendidikan seksual sejak dini perlu dan penting banget dilakukan oleh sekolah dan orang tua secara berkala. Sehingga anak pun mendapatkan sebuah pengertian yang tepat terhadap masalah seksual. Hal ini pun dapat mencegah adanya sebuah kekerasan seksual lho Mom.

***

Jadi, Jangan sampai Mom enggak peka dan tidak tahu terhadap perkembangan dan perubahan anak ya!

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply