Perhatikan, Ini Cara Memilih Protein Hewani yang Baik dan Segar. Teliti Sebelum Membeli ya, Mom!

0 25

Mom pastinya tahu dong apa itu manfaat protein hewani bagi tubuh? Manfaat protein hewani adalah sebagai sumber energi, bahan penyusun komponen-komponen tubuh dan sebagai pelindung tubuh  terhadap lingkungan. Namun, bahan pangan yang berasal dari protein hewani ini mudah rusak sehingga berisiko tidak aman dan kehilangan zat gizi, bila tidak ditangani dengan baik. Untuk itu, Mom harus cermat dalam memilih protein hewani untuk diolah.

Ada 4 hal yang harus Mom perhatikan dalam memilih protein hewani di pasar atau di supermarket. Jangan sampai asal memilih, ya! Makin bagus dan berkualitas protein hewani yang kita pilih, tentu gizinya juga semakin baik. Sebaliknya, sangat berbahaya sekali bila kita mengonsumsi protein hewani yang sudah dalam kondisi kurang baik, seperti membusuk dan berpenyakit.

memilih protein

Pilihlah daging sapi yang nampak segar dengan warna cerah natural, Mom.

Untuk memilih daging sapi, sebaiknya Mom perhatikan dari tampilannya, biasanya bisa dilihat dari warnanya yang merah dan tidak kebiruan. Tekturnya lunak dan berserat halus, Mom bisa merabanya untuk memastikan. Daging yang baik adalah daging yang mempunyai aroma yang natural sesuai dengan aroma daging dan tidak berubah menjadi bau tengik.

Sama halnya dengan daging sapi, Mom bisa melihat dulu tampilan luar daging ayam sebelum membeli.

Daging yang baik adalah daging yang tampak segar Mom. Pilih juga daging yang berwarna cerah dan putih kemerahan selayaknya daging ayam. Tekstur daginya lembut kenyal dan tidak mengandung banyak air. Untuk memastikan, Mom bisa merabanya. Aroma yang dikeluarkannya pun aroma daging ayam. Bukan aroma lain, ya!

Untuk memilih ikan, Mom juga bisa memperhatikan bau yang dikeluarkan oleh ikan tersebut, jika menyengat maka ikan tersebut sudah tidak bagus.

Aroma ikan memang amis, tapi jika aroma amis itu sudah menyengat maka kondisi ikan sudah terkontaminasi oleh bakteri. Tampilan luar ikan bisa dilihat dulu Mom, jika tampak segar,  ikan masih dalam kedaan bagus. Teksturnya kenyal dan jika ditekan dengan ujung jari tidak menimbulkan cekungan, Mom juga bisa melihat insang yang ada pada ikan tersebut pastikan insang berwarna merah segar.

Untuk memilih pangan hewani dalam kemasan komersial yang diperhatikan adalah kemasannya.

Jangan sembarangan memilih daging olahan yang dikemas dengan kemasan komersial. Mom juga harus memperhatikan keutuhan kemasannya dan terlihat baik. Saat membeli pastikan dalam keadaan beku dan keluar dari lemari es bersuhu tertentu. Seperti halnya So Good yang disimpan dalam suhu -180C.

Jika Mom membeli So Good di pasar dengan keadaan yang sudah tidak dingin, sebaiknya jangan dibeli karena bisa jadi terkontaminasi dengan bakteri patogen. Produk So Good yang sudah tidak fresh nantinya juga akan diretur oleh pihak So Good.

Selain itu, Mom juga harus cek nomor MD (Makanan Dalam), nomor ML (Makanan Luar), nomor PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) yang berada dari lembaga yang berwenang di kemasan.  Untuk Mom yang beragama muslim dan ingin mengetahui kehalalannya, Mom bisa melihat logo jaminan halal dari MUI. Hal yang paling penting adalah Mom harus cek tanggal kadaluarsanya.

Bagaimana Mom? Sekarang Mom sudah tahu kan bagaimana memilih pangan hewani yang baik untuk dikonsumsi. Jadilah konsumen yang cerdas ya, Mom!

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: