Ingin Menunda Kehamilan, Berikut Jenis Alat Kontrasepsi yang Bisa Mom Pilih!

0 25

Setelah mengalami fase kelahiran anak pertama, beberapa wanita berkeinginan untuk menunda kehamilan dengan berbagai alasan. Untuk itu, pemakaian alat kontrasepsi pun menjadi pilihan untuk menunda kehamilan tersebut.

Metode kontrasepsi akan efektif jika digunakan dengan tepat. Namun, tak sedikit juga kegagalan pemakaian alat kontrasepsi terjadi. Nah, Mom harus selektif nih untuk memilih metode KB yang sesuai dengan kebutuhan Mom. Apa saja sih jenis alat kontrasepsi yang bisa Mom pilih dan gunakan?

alat kontraepsi

Alat Kontrasepsi Hormonal

Kontrasepsi hormonal umumnya mengandung kombinasi dari progestin dan estrogen, atau progesteron saja. Alat kontrasepsi ini tersedia dalam berbagai bentuk, pil KB, suntik KB, implan, patch, dan cincin vagina.

1. Pil KB kombinasi progestin dan estrogen

Alat kontrasepsi ini berfungsi untuk mengurangi pendarahan saat menstruasi, mengurangi gejala PMS, membuat siklus haid lebih teratur, meningkatkan kepadatan tulang, mengurangi risiko penyakit kanker ovarium dan endometrium, stroke, salphingitis, dan rematik. Biasanya metode ini menggunakan pil, suntik, patch, dan cincin vagina.

Untuk penggunaannya seperti pil KB, Mom harus meminumnya setiap hari. Pil KB tidak mengganggu kenyamanan hubungan seks. Sedangkan suntik KB dapat dilakukan setiap bulan sekali dengan cara penyuntikan. Mom bisa memilih sesuai dengan kenyamanan, namun sebelumnya konsultasikan dulu ya dengan dokter.

2. Alat KB IUD  (Intra-Uterine Device)

IUD merupakan alat berbentuk seperti huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim, terkadang  menyisakan sedikit benang di vagina untuk menandakan posisi IUD. Ada 2 jenis IUD, yaitu IUD berisi tembaga dan hormon. IUD tembaga bisa digunakan sampai 10 tahun, sedangkan IUD hormon hanya sampai 5 tahun. Untuk  penggunaan IUD tembaga, beberapa wanita merasakan kram perut.

Metode Kontrasepsi Penghalang Fisik

1. Kondom

Kondom bisa digunakan pada pria dan wanita. Efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan meningkat terutama setelah ditambahkan lubrikan spermisida di kondom.

2. Spermisida

Spermisida adalah zat kimia yang dapat merusak sperma. Spermisida dapat berbentuk krim, jeli, busa atau supositori.

3. Diafragma

Diafragma biasanya terbuat dari lateks atau silikon, berbentuk melingkar seperti kubah dan berfungsi mencegah sperma masuk ke dalam rahim.

Alat Kontrasepsi Alami

Ada beberapa pasangan tidak menggunakan metode kontrasepsi di atas dikarenakan berbagai faktor, seperti agama, budaya, atau keluarga. Nah untuk itu metode yang pas. Metode pilihan yang dapat dilakukan antara lain:

1. Sistem KB kalender

Metode ini adalah KB dengan menggunakan penghitungan masa subur wanita, dan menghindari berhubungan seks pada masa subur tersebut.

2. Menyusui

Pada ibu yang menyusui anaknya secara eksklusif, pembuahan tidak dapat terjadi selama 10 minggu pertama, sehingga kehamilan dapat dicegah.

Kontrasepsi Permanen

Kontrasepsi permanen atau sterilisasi merupakan pilihan bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak lagi. Pada wanita, teknik yang dapat dilakukan adalah tubektomi, ligasi tuba, implan tuba, dan elektrokoagulasi tuba. Sedangkan pada pria dapat dilakukan vasektomi.

Pemilihan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan merupakan pilihan yang harus diputuskan bersama dengan pasangan, Mom. Jadi perlu adanya pertimbangan lebih lanjut sebelum memilih dan menggunakannya. Konsultasikan juga pada dokter kandungan untuk menghindari hal-hal buruk yang terjadi.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply