Hati-hati Kalau Bergibah Mom, Sekarang Mencetak Layar WA Bisa di Penjara!

0 198

Terkadang hal sepele sering kali tidak diperhatikan. Terutama sebuah kebiasaan mencetak layar mengenai obrolan di Whatsapp. Mom pasti sering banget kan melakukannya? Kini, hal itu bisa menjadi mala petaka lho Mom. Apapun alasannya, entah sengaja atau tidak, entah dalam konteks bercanda atau serius.

Mencetak layar percakapan pada Whatsapp sekarang masuk dalam undang-undang ITE. Padahal hal tersebut sering kali kita anggap sebagai hal sepele dan sering sekali kita lakukan. Tak terkecuali Mom kan?

uu ite

Apa itu UU ITE?

Sebagian dari Mom mungkin sudah tau apa itu UU ITE. Melansir dari wikipedia, UU ITE adalah Undang-Undang informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang nomor 11 tahun 2008. UU ITE merupakan UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik atau teknologi informasi secara umum. Undang-undang ini memiliki yuridiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam undang-undang ini.

Nah, ini berlaku di Indonesia lho Mom. Jadi, mesti hati-hati kan buat melakukan sesuatu saat terhubung dengan Internet. Termasuk mengucapkan sesuatu di sosial media Mom. Bahaya banget kan kalau sampai apa yang kita ucapkan dengan tidak sengaja tapi berdampak ke hukum. Prosesnya pun bakal panjang dan ribet Mom. Lihat saja beberapa kasus yang melanggar UU ITE.

Mencetak layar pembicaraan di grup whatsapp

Peraturan mengenai mencetak layar pembicaraan di grup whatsapp kini diatur dalam UU ITE. Hayo, apakah ini sering Mom lakukan? Ada beberapa hal yang bisa Mom perhatikan saat melakukan obrolan di grup. Salah satunya adalah tidak bisa mencetak pembicaraan di grup whatsapp. Hal ini sudah diatur dalam pasal 26 ayat (1) Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) sebagai berikut :

“Kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.”

Jadi intinya menurut pasal 26 ayat (1), Mom harus melakukan sebuah persetujuan terhadap tindakan yang Mom lakukan. Pasalnya dalam pemanfaatan teknologi informasi, ada sebuah perlindungan data pribadi yang menjadi hak penggunanya. Enggak bisa sembarangan menyebarluaskan sesuatu Mom.

***

Nah, jadi Mom harus hati-hati dan lebih bijak dalam menggunakan sosial media, terutama saat berinteraksi di grup whatsapp. Jangan sampai mencetak layar percakapan pada grup whatsapp. Apalagi dengan beberapa bahasan tertentu yang mungkin bisa menyinggung perasaan orang lain.

 

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply