Didatangi Debt Collector Memang Menyebalkan, Tapi Beginilah Tugas Mereka!

0 33

Telat bayar utang, siap-siap Mom didatangi oleh debt collector. Hal tersebut memang terdengar seram dan menyebalkan pasti. Pertama, Mom harus bisa menjawab segudang pertanyaan yang mereka lontarkan dengan nada yang mungkin bisa dibilang “tegas”. Atau, Mom harus melunasinya sesuai prosedur sesuai perjanjian yang Mom sepakati.

Kenyataannya, seorang debt collector adalah momok bagi setiap nasabah yang bermasalah terhadap pembayaran kredit yang mereka punya. Pernahkah Mom merasakan hal tersebut? Lalu apa yang Mom lakukan dan bagaimana perasaan Mom saat seorang debt collector datang ke rumah Mom?

debt collector

Siapakah debt collector itu?

Debt collector adalah seseorang yang berprofesi  sebagai penagih piutang pada pihak pertama (kreditor) kepada pihak ke dua (pengutang atau debitor). Jadi mereka bertugas untuk menagih utang yang seharusnya Mom bayarkan kepada kreditor (bank). Lalu kenapa mereka nampak menyeramkan?

Banyak sekali kasus di lapangan yang sering terjadi bahwasanya, seorang debt collector berlaku kurang menyenangkan  terhadap para debitur. Benar enggak Mom? Hal inilah yang menyebabkan para debt collector kadang menjadi musuh baru bagi debitur atau nasabah. Bahkan kadang banyak sekali debitur mengeluh terhadap perilaku debt collector tersebut.

Lalu jika hal tersebut benar-benar terjadi, apa yang harus Mom lakukan ?

Jika Mom tidak ingin didatangi oleh debt collector, maka Mom harus melakukan kewajiban sebagai debitur, yaitu membayar cicilan tepat waktu dan sesuai dengan perjanjian yang sudah Mom sepakati saat akad kredit. Jika tidak? Debt collector tentu akan menghampiri Mom untuk menagih utang.

Tapi, jika keadaan Mom sedang mengalami kesulitan ekonomi sehingga membuat Mom tidak bisa membayar cicilan, ada baiknya Mom melapor kepada pihak bank. Mom juga akan didatangi debt collector untuk menagih cicilan tersebut. Jangan takut Mom, jika memang Mom tidak bisa membayarnya maka Mom bisa bernegosiasi kepadanya. Carilah jalan keluar yang tepat yang menguntungkan kedua belah pihak.

Jika Mom tak mampu membayar utang, Mom bisa menyelesaikan dengan proses pengadilan. Kalau penagih utang sampai mengancam Mom, bahkan melakukan tindak kekerasan maka Mom bisa melaporkannya kepada pihak berwajib dan mintalah perlindungan.

Mom tidak perlu khawatir, kalau debt collector akan menyita barang-barang. Hal tersebut bisa dilakukan jika ada sebuah keputusan dari pengadilan jika debitur melakukan wanprestasi atau ingkar janji. Tanpa adanya putusan pengadilan, mengambil barang secara paksa berarti melakukan tindak pencurian. Ancaman hukuman atas tindakan tersebut diatur pada pasal 368(1) KUHP, tentang sebuah pencurian dengan tindak kekerasan.

***

Jadi intinya, jangan takut ya Mom kalau debt collector datang. Akan tetapi kalau tidak ingin mereka datang, jangan sampai telat bayar ya Mom!

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply