Cara Masak Opor Ayam Agar Tahan Lama

0 38

Opor ayam adalah salah satu menu yang sangat akrab dengan masyarakat kita karena hampir selalu disajikan di saat Idul itri.  Meski diolah dengan berbagai cara tapi tetap saja opor ayam menjadi salah satu sajian khas Idul Fitri.  Tetapi tidak disaat Idul Fitri pun opor ayam kerap menjadi lauk nikmat saat disantap dengan sayuran dan lontong. Memang opor ayam dengan berbagai kreasi olahannya merupakan menu yang sangat menggugah selera.  Hanya saja bila tidak mengetahui cara masak opor ayam  yang tepat maka seringkali opor ayam menjadi cepat basi dan tidak tahan lama. Hal ini karena kandungan lemak dan protein dalam santan yang menjadi penyebab mudahnya makanan cepat basi. Wah tentu Mom tidak inginkan santapan yang sudah dimasak menjadi sia-sia.

Cara masak opor ayam yang enak dan tahan lama tidak hanya tergantung dari bagaimana cara memasaknya,  tetapi imulai dari sejak memilih bahan-bahannya,  cara memasak dan juga cara menyimpannya.  Kesemuanya harus dilakukan dengan hati-hati,  agar menu opor ayam yang nikmat ini bisa cukup lama Mom nikmati bersama keluarga. Berikut ini adalah tipsnya:

  • Pilih kelapa tua dan masih segar

Salah satu faktor penting agar sajian bersantan seperti opor ayam tidak cepat basi adalah penggunaan santan yang berkualitas. Karena itu, Mom dianjurkanuntuk menggunakan santan segar dari kelapa utuh dengan daging putih yang tebal. Akan lebih baik bila memilih kelapa tua karena santannya lebih kental. Bila Mom membeli kelapa parut di pasar maka pastikan kelapa dibersihkan dengan baik begitu juga alat pemarutnya.  Memng lebih enak bila memarutnya sendiri dirumah karena Mom bisa menggunakan air hangat untuk mengurangi potensi berkembangnya bakteri. Untuk mengambil santan encer gunakan air matang jangan air mentah.

  • Cuci bersih ayam

Tips cara masak opor ayam berikutnya adalah mencuci ayam yang akan dimasak dengan benar-benar bersih. Pastikan Mom membersihkan kulit ayam dan bagian dibawah kulit ayam yang seringkali sedikit lengket dengan lendir alami ayam. Bagian ini bila kurang bersih akan membuat makanan bersantan mudah menjadi asam dan basi. Setelah dicuci bersih bilas ayam dengan air panas,  lalu tiriskan.

  • Masak hingga benar-benar matang

Selanjutnya,  tumis terlebih dahulu bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan. Setelah bumbu setengah matang,  kecilkan api dan masukkan ayam dengan sedikit santan encer lalu ungkep selama +/- 10-15 menit tergantung banyaknya ayam kemudian baru masukkan santan dan biarkan hingga opor mendidih dan kuah sedikit berkurang. Biarkan opor ayam terus dijerang hingga +/- 10 menit lamanya agar santan benar-benar matang sehingga tak mudah basi.

  • Hangatkan sebelum disantap

Cara masak opor ayam selanjutnya adalah selalu menjaga kebersihan dan kehangatannya.  Opor ayam dengan bumbu santan memang lebih enak jika disajikan hangat, tapi bukan itu tujuan utamanya. Menghangatkan makanan bersantan sebelum disantap bisa mencegah mudahnya opor ayam menjadi basi.  Selain itu juga jangan pernah memasukkan sendok yang suddah pernah masuk kedalam mulut, ke dalam panci memanaskan opor.

  • Jangan diaduk setelah dihangatkan

Saat menghangatkan opor ayam, jangan diaduk-aduk. Kontak dengan benda asing atau udara dari luar setelah dihangatkan justru membuat opor basi.

  • Jangan menutup panci setelah dihangatkan

Biarkan opor mendingin sendiri dalam suhu ruangan. Menutup opor ayam dengan tutup panci saat kuah masih panas bisa membuat opor basi karena udara yang terjebak di dalamnya

  • Simpan dalam kulkas

Jika opor akan ditinggal lama, setelah opor dihangatkan dan dibiarkan mendingin sendiri di suhu ruangan, tempatkan pada wadah plastik dan masukkan ke dalam kulkas yang paling dingin atau di dalam freezer.

 

Mudah bukan?  Yuk dipraktekkan cara masak opor ayam di atas! Pastinya hidangan opor ayam Mom yang lezat bisa tahan lama hingga puas menyantapnya.  Selamat mencoba, ya.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply