Cara Masak Fillet Ayam Tanpa Ribet

0
Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/momiia993/apps/momiia/public/wp-content/themes/publisher/includes/functions.php on line 5662

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/momiia993/apps/momiia/public/wp-content/themes/publisher/includes/functions.php on line 5663
11

Ayam menjadi salah satu bahan makanan yang disukai banyak orang dari berbagai usia. Kenapa? Karena pertama, ayam adalah salah satu bahan makanan yang sehat.  Kedua,  daging ayam dapat dibuat menjadi berbagai masakan. Anda bisa membuatnya menjadi sup dengan mencampur berbagai sayuran. Menggoreng, dipanggang atau dengan cara masak fillet ayam sekali pun, rasa daging ayam tetap enak.Ketiga, dibandingkan dengan jenis daging lainnya seperti sapi atau kambing, harga daging ayam ini lebih murah. Mom juga bisa mendapatkan dan membeli daging ayam dimana pun. Di swalayan, di supermarket, di pasar tradisional, hingga tukang sayur yang lewat di depan rumah.

Tapi, terkadang seringkali orang terganggu dengan tulang ayam yang keras dan menempel pada daging,  terutama anak-anak biasanya kurang suka bila diberikan potongan ayam yang bertulang. Tapi tenang saja Mom,  Mom tidak perlu khawatir lagi karena sekarang ada banyak daging ayam filler alias daging ayam yang sudah bebas dari tulang dan sudah dipotong serta siap diolah dengan cara masak fillet ayam.

Olahan ayam menggunakan daging ayam tanpa tulang (fillet) biasanya terkenddala harga fillet ayam yang cenderung lebih mahal dari ayam utuh.  Oleh karena itu Mom bisa memisahkan sendiri daging dari tulangnya. Jika melakukan fillet sendiri, tulangnya juga bisa Mom manfaatkan menjadi kaldu ayam. Lebih bermanfaat, bukan? Membuat fillet ayam sendiri sebenarnya mudah, lho Mom, jika caranya benar. Jadi yuk, kita intip cara mudah membuat fillet ayam!

  1. Sebelum ayam dipotong menjadi fillet, pisahkan ayam dari kulitnya lalu cuci bersih dibawah air mengalir sampai ayam tidak terasa licin lagi. Potong dan pisahkan bagian leher, kaki, dan kepala ayam hingga tersisa badan ayam, paha dan sayap.
  2. Siapkan talenan dan pisau yang tipis dan tajam atau pisau khusus fillet. Penggunaan pisau yang kurang tajam akan membuat daging tidak terpotong secara mudah.
  3. Untuk menddapatkan fillet ayam yang bagus untuk cara masak fillet ayam. Pastikan ayam yang akan dipotong tidak beku, letakkan dada ayam di atas talenan. Bentangkan sayap ayam, susuri sendi sayap ayam lalu sayat daging dari sendi dan tarik tulang sayap keluar dari dagingnya. Buang bagian atas sayap ayam. Lakukan di kedua sayap.
  4. Potong ayam dari bagian terempuk yaitu dada. Belah dada menjadi dua, kemudian sayat daging dari tulang dada mengikuti liku tulangnya. Biarkan tulang dada masih menempel di punggung ayam.
  5. Sayat bagian tengah paha bawah, temukan sendinya kemudian pisahkan daging dari sendi dan tarik tulang paha keluar dari dagingnya. Lakukan di kedua paha.
  6. Temukan bagian sendi dipaha atas lalu sayat dan pisahkan daging dari tulangnya.
  7. Sayat perlahan tulang dada yang menempel pada punggung hingga tulang terpisah dari daging.
  8. Susuri dengan tangan dan temukan sisa tulang yang belum terpisah dari dagingnya. Jika sudah ketemu, pisahkan tulang dengan dagingnya.
  9. Buang sisa-sisa lemak dan kulit yang menempel di daging ayam.
  10. Langkah selanjutnya untuk cara masak fillet ayam. Potong fillet ayam menjadi bagian yang Mom inginkan. Fillet besar pada bagian dada dapat digunakan untuk steak ayam, chicken katsu, ayam saus asam manis, ayam kuluyuk dan tempura ayam. Fillet kecil di bagian paha dan sayap dapat digunakan untuk chicken finger, ayam kungpaw, dan digiling untuk menjadi ayam giling yang bisa dipakai untuk rollade atau nugget ayam.
  11. Mom juga bisa gunakan fillet ayam utuh tanpa dipotong untuk memasak ayam kodok. Tapi kalau Mom akan memasak ayam kodok, gunakan fillet ayam dengan kulitnya. Cara memisahkan daging dari tulangnya adalah dengan menyusuri tulang ayam dengan menggunakan jari, dari bagian pantat ayam lalu dipotong mengikuti liku tulangnya. Jadi Mom tidak perlu memotong dua bagian dada ayam. Setelah memisahkan daging bagian bawah, susuri juga bagian ayam dari bagian pangkal leher ke tengah dada lalu potong lagi mengikuti liku tulangnya.

Untuk mendapatkan fillet ayam yang bagus untuk cara masak fillet ayam  maka pilihlah ayam broiler segar untuk membuat fillet. Ayam broiler lebih banyak mengandung daging dan lebih empuk sehingga lebih mudah dipisahkan dari tulangnya. Jika fillet ayam tidak langsung diolah, simpan daging di dalam freezer agar lebih awet. Selamat mencoba Mom!

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply