Cara Masak Empal Sapi Paling Lezat

0
Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/momiia993/apps/momiia/public/wp-content/themes/publisher/includes/functions.php on line 5662

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/momiia993/apps/momiia/public/wp-content/themes/publisher/includes/functions.php on line 5663
10

Hai Mom, punya sisa daging sapi di lemari pendingin?  Tapi bingung dan sedang malas untuk mengolahnya menjadi menu olahan daging yang ribet,  tapi ingin menu olahan daging yang enak?  Tenang Mom,  enggak usah bingung-bingung. Mom bisa mengolah daging yang ada dengan cara masak empal sapi yang empuk, lembut dan enak.  Tertarik Mom?  Yuk lanjut baca info yang kami share di bawah ini.

cara masak empal sapi

Daging sapi memang enak saat ibuat menjadi empal.  Hanya saja bila cara masak empal sapi tidak dilakukan dengan persiapan yang benar dan daging yang Mom olah bukan bagian has dalam maupun luar maka seringkali teksturnya memang terasa sangat berserat serta seringkali sulit untuk dikunyah.  Bahkan seringkali menyangkut di sela-sela gigi.  Tentunya akan mengganggu selera makan ya.

Nah,  agar empal daging sapi yang Mom hidangkan bisa menjadi empal yang empuk maka sebelumnya Mom harus mempersiapkan dagingnya terlebih dahulu agar empuk.  Tiddak sulit kok Mom caranya,  berikut adalah tipsnya :

  1. Pukul daging dengan meat tenderizer atau pemukul khusus daging. Ini adalah pemukul daging yang memiliki bagian-bagian yang tajam untuk melubangi daging. Fungsi dari alat ini sudah jelas untuk melembutkan daging yang alot. Di samping itu, meat tenderizer juga bermanfaat untuk membuat bumbu jadi lebih meresap ke dalam daging. Cara melembutkan daging dengan meat tenderizer terbilang sangat mudah. Cukup letakkan daging di atas nampan, lalu pukul daging perlahan-lahan berkali-kali dengan alat ini. Pukul perlahan-lahan ya Mom agar tekstur daging tidak hancur.
  2. Buah yang memiliki daging berwarna hijau ini ternyata juga dapat mengempukkan daging, lho Mom. Enzim Actinidin di dalam kiwi dapat mempercepat pengempukan daging. Akan tetapi, di Indonesia nampaknya masih belum terlalu sering dimanfaatkan sebagai pengempuk daging. Jika Mom tertarik menggunakan kiwi untuk mengempukkan daging, cobalah untuk membeli buah kiwi segar, kupas kulitnya, dan iris buah ini tipis-tipis. Letakkan irisan buah kiwi secara berjajar hingga menutupi daging. Untuk daging dengan berat 1 kilogram umumnya membutuhkan 4 buah kiwi.  Selain mengempukkan,  kiwi juga bisa menambahkan cita rasa pada daging.
  3. Daun pepaya. Cara melembutkan daging yang satu ini merupakan cara tradisional yang sudah digunakan sejak zaman nenek moyang kita. Yang harus Mom lakukan adalah meremas-remas daun pepaya sampai mengeluarkan getah. Kemudian, gunakan daun tersebut untuk membungkus daging. Diamkan daging selama 60 menit. Selanjutnya, silakan olah daging menjadi cara masak empal sapi yang empuk.
  4. Cara lain mengempukkan daging adalah dengan melumuri daging dengan saus tomat. Selain untuk menambah citarasa daging, saus tomat juga mengandung asam yang dapat melunakkan tekstur daging. Disarankan untuk merendam daging di dalam saus tomat selama 2 jam agar daging yang kemuddian akan diolah menjadi lebih empuk dan dalam waktu 2 jam saus tomat akan meresap ke dalam daging sehingga dapat menambah citarasa daging tersebut ketika dikonsumsi.
  5. Rahasia lain cara masak empal sapi yang empuk adalah dengan merendam daging dalam minuman coca – cola . Penggunaan cola sebagai bumbu untuk daging sapi ini akan menciptakan rasa yang unik. Tidak hanya untuk menambah citarasa saja, cola akan membuat daging menjadi empuk setelah dimasak. Pasalnya, kandungan asam di dalam cola akan berubah menjadi katalis untuk melunakkan otot-otot daging.
  6. Jahe Rempah ini memang tidak asing di Indonesia. Di negara kita jahe memang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Namun, tahukah Mom bahwa jahe ternyata bisa membuat daging yang alot jadi lebih empuk? Enzim proteolitik alami yang berada di dalam jahe dapat menguraikan ikatan protein daging sehingga tekstur daging jadi lebih empuk. Cara menggunakan jahe untuk melembutkan daging adalah kupas kulit jahe dan parut hingga halus. Lumuri daging dengan parutan jahe selama 15 – 30 menit sebelum memasak daging. Hanya saja hati-hati alam jumlah jahe yang igunakan ya Mom,  sebab bila terlalu banyak akan menimbulkan rasa jahe yang kuat.

Dengan tips di atas,  Mom bisa mengempukkan daging sebelum mengolahnya dengan cara masak empal sapi  tanpa perlu merebus daging terlebih dahulu.  Hemat energi kan, Mom? Setelah itu,  coba resep empal daging sapi yang enak ini, yuk!

 

Bahan-bahan cara masak empal sapi :

  • 1 kg daging sapi
  • 90 ml santan kental instan
  • Air secukupnya untuk merebus daging

 

Bumbu halus untuk cara masak empal sapi :

  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 kemiri sangrai
  • 1 sdm ketumbar sangrai
  • 1/4 sdt jintan
  • 1/2 sdt merica butiran
  • 2 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit
  • 2 ruas lengkuas
  • 1 batang serai / bagian putihnya saja

 

Bumbu tambahan cara masak empal sapi :

  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 30 gram gula jawa
  • 1 sdt garam/ sesuai selera
  • 2 sdm air asam jawa

 

Cara masak empal sapi :

  1. Rebus daging sapi. Bisa menggunakan presto kalau ingin lebih cepat matang.
  2. Tiriskan daging lalu simpan kaldunya. Daging sapi dipotong-potong sekitar 1 cm.
  3. Tumis bumbu halus lalu masukkan air kaldu dari sisa rebus daging sebelumnya secukupnya, santan, daun salam dan daun jeruk. Setelah itu masukkan potongan daging sapi. Api sedang saja dan rebus hingga kuah susut.
  4. Kalau masih belum lunak, tambahkan sisa kaldu. Masukkan gula jawa, air asam jawa dan garam. Tes lebih dulu rasanya. Kalau kurang bumbu bisa tambahkan garam atau bumbu lainnya. Masak sampai semua kuah susut, angkat daging.
  5. Empal siap digoreng, sebaiknya jangan terlalu banyak memakai minyak goreng agar makanan lebih sehat.

 

Setelah matang, angkat dan sajikan. Empal daging sapi yang empuk siap disantap bersama nasi putih dan sambal.  Cara masak empal sapi ini mudah, kan?

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply