Cara Diet Oatmeal Enak dan Menyenangkan

0 9

Mom mungkin sudah mencoba berbagai macam diet yang dilakukan dengan membatasi asupan makanan dan kalori.  Alih-alih menurunkan berat badan, sering kali justru gagal. Iya kan? Mengapa? Biasanya karena Mom menjadi tidak nyaman kemudian merasa tersiksa akhirnya menjadi bosan karena hasilnya yang tidak maksimal. Na,h bila itu yang Mom rasakan, maka ini saatnya Mom mencoba gaya diet yang berbeda yaitu cara diet oatmeal, gaya diet baru yang enak dan menyenangkan. Diet oatmeal digadang sebagai cara mudah memangkas lemak perut tanpa harus tersiksa kelaparan.  Tentu menyenangkan bisa mendapatkan berat badan yang diinginkan tanpa tersiksa.

Seperti namanya, diet oatmeal adalah jenis diet yang mewajibkan Mom untuk secara rutin mengonsumsi oatmeal.  Apa sih oatmeal itu? Oatmeal adalah nama lain dari bubur gandum. Saat ini sudah banyak variasi oatmeal yang tersedia di pasar.  Mom bisa memilih sesuai selera. Konsep dasar cara diet oatmeal  ini adalah mengonsumsi oatmeal sebagai pengganti hidangan utama sehari-hari. Contohnya,  Mom bisa mengganti menu sarapan dengan bubur oats, lalu makan siang seperti biasa dengan nasi dan lauk pauk, kemudian makan malam kembali mengonsumsi semangkuk bubur oats.

Bagaimana cara melakukan diet ini?  Cara diet oatmeal sebaiknya dilakukan selama dua minggu.  Pada minggu pertama,  Mom wajib makan oatmeal tiga kali sehari untuk makan pagi, makan siang, dan malam, selama 7 hari berturut-turut. Selama waktu ini, Mom hanya diperbolehkan makan bubur gandum utuh dan bukan oatmeal instan. Setelah minggu pertama, mulai kurangi frekuensi makan oatmeal jadi satu-dua kali sehari. Kombinasikan dengan satu kali makanan berat rendah lemak, dengan total kalori per hari berkisar dari 1.200 – 1.500 kalori. Perbanyak asupan buah dan sayur selama minggu ini. Pada minggu kedua Mom diperbolehkan mengonsumsi  oatmeal instan.

Jika diikuti dengan benar, cara diet oatmeal dapat membantu Mom menyukseskan rencana penurunan berat badan. Oatmeal membuat Mom merasa kenyang lebih lama berkat tingginya kandungan protein dan karbohidrat kompleks. Namun, ada beberapa kesalahan yang harus diperhatikan dan dihindari saat menjalani diet oatmeal. Sebab, kesalahan-kesalahan ini justru membuat berat badan bertambah.  Apa saja kesalahan yang dimaksud?

Kesalahan pertama adalah kemungkinan Mom mengonsumsi oatmeal dengan porsi yang terlalu banyak. Oatmeal kering memang terlihat sedikit dan tidak bikin kenyang. Padahal nanti kalau sudah dimasak atau diseduh, oatmeal akan mengembang dan teksturnya sangat padat.  Lalu, bagaimana mengatasinya?  Triknya adalah dengan menggunakan mangkuk yang berukuran lebih kecil. Dengan begitu, Mom tidak akan menuang terlalu banyak gandum kering.

Kesalahan kedua dari cara diet oatmeal yang banyak dilakukan adalah menggunakan topping yang kurang baik efeknya untuk penurunan berat badan.  Misalnya, Mom menggunakan topping keju, cokelat, atau kacang dalam jumlah berlebihan. Hindari pula menggunakan lauk yang digoreng. Kalori dari topping inilah yang merusak diet Mom. Yang perlu diingat, Mom mengonsumsi oatmeal yang rendah kalori bukan berarti bisa berlebihan memberi topping.  Tetaplah pilih topping yang mendukung diet Mom misalnya telur yang kaya protein atau buah-buahan segar.

Kesalahan ketiga adalah terlalu banyak mengonsumsi oatmeal instan atau cepat saji. Oatmeal cepat memang lebih mudah dibuat, apalagi di pagi hari. Mom tinggal menyeduhnya saja dengan air panas. Akan tetapi, oatmeal cepat saji kadar gulanya jauh lebih tinggi daripada oatmeal yang harus dimasak atau direbus dulu. Semakin tinggi kadar gulanya, tubuh malah akan menyimpan cadangan lemak lebih banyak daripada yang dibakar jadi energi. Ini tentu bisa bikin berat badan Mom bertambah.

Kesalahan keempat dari cara diet oatmeal ini adalah menambahkan lebih banyak tambahan untuk membuat oatmeal menjadi lebih enak.  Bila Mom belum terbiasa mengonsumsi oatmeal,  akan terasa agak hambar. Untuk membuat rasanya menjadi lebih sesuai dengan selera, Mom bisa menambahkan bahan-bahan seperti susu, gula, bubuk cokelat, atau garam. Padahal, tanpa Mom sadari menambahkan macam-macam bahan bisa meningkatkan kadar lemaknya secara signifikan.Sebaiknya, masak oatmeal Mom dengan air saja. Lama-lama Mom akan terbiasa dengan rasa dan teksturnya sehingga tak perlu diberi tambahan macam-macam lagi. Mom pun tak perlu khawatir kalau oatmeal bikin gemuk.

Bagaimana, Mom siap mencoba gaya diet baru ini?  Setelah melakukan cara diet oatmeal ini secara tepat selama dua minggu maka Mom akan terbiasa dengan makanan sehat ini dan Mom bisa menjadikan oatmeal sebagai bagian dari asupan Mom sehari-hari. Apa pun hasil yang Mom dapatkan,  mengkonsumsi oatmeal pasti memberikan efek yang sehat bagi Mom dan terutama bagi jantung Mom.  Selamat mencoba.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply