Berkenalan dengan Cara Diet Jahe yang Menghangatkan Tubuh

0 117

Mom, mari bicara tentang cara diet jahe! Rempah-rempah ini, selain nikmat sebagai bahan makanan, ternyata juga memiliki khasiat yang efektif dalam mengurangi lemak di dalam tubuh. Jadi, tidak ada salahnya jika memasukkan jahe sebagai salah satu bahan makanan yang Mom konsumsi setiap hari.

Sebenarnya apa sih, istimewanya rempah-rempah ini? Mengapa bisa digunakan untuk melangsingkan tubuh? Jangan biarkan kebingungan Mom terlalu lama, segera saja simak ulasan tentang cara diet jahe berikut ini ya, Mom.

Mengandung Senyawa Jaheol

Mungkin Mom belum pernah mendengar tentang senyawa jaheol. Inilah senyawa yang terdapat pada jahe. Senyawa ini dapat menurunkan kadar lemak pada tubuh yang mengalami kadar lemak berlebih. Makan dan minum jahe serta olahannya juga sudah digunakan sejak zaman dahulu, yaitu praktik kuno Ayurveda, untuk menjaga berat badan tetap stabil. Karenanya, jahe dan olahan yang menggunakan jahe juga bisa digunakan setiap hari sebagai usaha untuk menurunkan berat badan.

Mengandung Senyawa Leptin

Selain jaheol, jahe mengandung senyawa leptin. Senyawa ini bersifat memberi rasa kenyang setelah Mom menyantap makanan. Tidak hanya itu, senyawa leptin juga memberi rasa puas, sehingga Mom akan merasa sudah cukup dan tidak mencari-cari makanan lain setelah melahap makanan dengan porsi yang cukup.

Mengobati Obesitas

Cara diet jahe memang patut diperhitungkan, karena rempah-rempah ini juga bisa mengobati kondisi obesitas akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak. Bahkan, jahe bisa dijadikan sebagai terapi pada kondisi ini. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian. Masuk akal sih, Mom. Sebab, jahe bersifat memberi rasa kenyang lebih lama, membantu melancarkan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol jahat dan menaikkan kadar kolesterol baik. Sifat-sifat inilah yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

Memiliki Efek Thermal

Jahe memiliki efek thermal, yaitu mampu membakar lemak dan mengolahnya menjadi energi. Bagaimana pun, Mom membutuhkan energi untuk beraktivitas. Alangkah lebih baik jika energi ini berasal dari pembakaran lemak. Kalau perlu, pembakaran kalori ini berlangsung sebanyak-banyaknya agar lemak lebih cepat luruh ya, Mom. Ini menjadi sebab akibat, karena, semakin banyak energi yang digunakan untuk memproses makanan di dalam tubuh, semakin banyak pula kalori yang terbakar. Perlu Mom ketahui, apabila sudah sampai terjadi efek thermal, maka setara dengan berolahraga selama dua jam.

Mengeluarkan Racun

Cara diet jahe bukan hanya menghasilkan berat badan yang stabil dan cenderung langsing, tetapi juga mampu mengeluarkan racun di dalam tubuh. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Jahe bersifat diuretik, yaitu memperlancar pengeluaran keringat atau air seni, sehingga bisa mengeluarkan racun-racun yang mengendap di dalam tubuh.

Konsumsi Setiap Hari

Jangan lupa, konsumsi jahe setiap hari. Caranya adalah jahe dibuat menjadi minuman segar yang hangat. Jahe yang sudah dibakar, rebus dengan air secukupnya. Tambahkan bahan lain seperti irisan lemon dan madu agar terasa manis. Minum air jahe di pagi hari, bisa juga setelah sarapan. Minum lagi air jahe saat jam makan siang dan makan malam. Hari pertama, Mom boleh minum air jahe sampai empat kali sehari. Setelah itu, minumlah hanya di pagi hari.

Cara diet jahe seperti ini sangat nikmat dan membuat tubuh terasa hangat. Rasanya yang enak juga membuat program diet Mom tidak menyiksa. Berencana mencoba?

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply