Beginilah Alur Pendaftaran Perguruan Tinggi Tahun 2019

0 20

Jika Mom mempunyai buah hati yang ingin masuk perguruan tinggi, tentu Mom akan mencari beberapa informasi, seperti bagaimana cara untuk mendaftarnya. Untuk tahun 2019 ini Mom,  ada sebuah kebijakan baru dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti).

Kebijakan baru tersebut terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2019. Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti, Senin (22/10/2018), menyebutkan, terdapat sejumlah ketentuan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini termasuk sistem tes yang dilakukan peserta sebelum mendaftar ke PTN.

Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efisien, akuntabel, serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

1. Kebijakan LTMPT tahun 2019

Institusi LTMPT mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidang seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi untuk mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh Rektor PTN Melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

2. Calon mahasiswa baru harus melalui tes sebelum daftar PTN

Sebelum daftar, calon mahasiswa baru harus melakukan tes terlebih dahulu. Setelah dapat nilai barulah calon Mahasiswa dapat mendaftar PTN. Untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun akan diselenggarakan oleh institusi yang bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan sistem pelaksanaannya pun berbeda.

Jika pada tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai dan baru bisa mendaftar.

3. Tahun 2019 hanya ada 1 model tes saja

Untuk tahun 2019 ini Mom, cuma ada 1 model tes saja, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Mulai tahun 2019, metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan (masih dikembangkan).

4. Pelajari juga pola seleksi masuk PTN 2019

Ada 2 materi tes lebih lanjut Mom, untuk pola seleksi masuk PTN tahun 2019 dan tetap akan dilaksanakan melalui dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Untuk soal TKA, tetap akan menggunakan pilihan Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial Humaniora (Soshum).

5. Peserta bisa melakukan tes 2 kali

Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp200.000 pada setiap tes. Keuntungannya adalah peserta dapat menggunakan nilai tertingginya dalam mendaftar program studi yang diinginkan. Pada dua kali UTBK, dengan jenis soal akan sama, namun pertanyaannya akan berbeda. Ia menyebutkan, hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

6. UTBK dilakukan sebanyak 24 kali dalam setahun

UTBK akan dilakukan sebanyak 24 kali dalam setahun, dalam waktu 12 hari, yakni Sabtu dan Minggu. Pelaksanaan SBMPTN akan dilaksanakan pada Maret 2019 dan akan serentak dimulai pukul 08.00 dan pukul 13.00. Pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur, yakni SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20 persen, SBMPTN minimal 40 persen dan Seleksi Mandiri maksimal 30 persen dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply