Begini Cara Mengatasi Melasma Saat Hamil

0 24

Kehamilan adalah fase yang ditunggu oleh setiap pasangan setelah menikah. Banyak sekali ragam cerita dari sebuah kehamilan yang dialami oleh setiap calon ibu. Mulai dari bertambahnya berat badan, mual di pagi hari yang tak menentu, bahkan gangguan kulit yang dialami saat hamil seperti melasma.

Melasma adalah gangguan kulit yang berubah menjadi gelap dan hitam. Sebagai seorang wanita tentu akan merasa terganggu dengan perubahan tersebut.  Biasanya pigmentasi warna kulit tersebut terjadi di area dahi, hidung, tulang pipi, ketiak, garis rahang hingga areal genital.

Hal ini disebabkan karena tubuh mengeluarkan lebih banyak melanin selama kehamilan. Pigmentasi ini bersifat sementara saja. Tapi tetap saja rasa tidak nyaman pun akan timbul ketika melasma itu muncul. Terlebih ibu hamil tidak bisa menggunakan produk sembarangan untuk mencegah melasma. Lalu bagaimana caranya?

1. Lengkapi kebutuhan  asam folat

Ibu hamil membutuhkan asupan makanan yang mengandung asam folat. Asam folat dapat mendukung perkembangan janin. Selain itu, menurut penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan folat dapat dikaitkan dengan hiperpigmentasi. Pilihan makanan yang baik mengandung asam folat, seperti sayuran berdaun hijau, jeruk, roti gandum, dan sereal gandum.

2. Lindungi diri Mom dengan menggunakan tabir surya

Mom bisa menggunakan SPF tinggi, setidaknya SPF 15 atau idealnya SPF 30 atau lebih. Tabir surya akan melindungi wajah dari paparan sinar matahari yang akan membuat topeng kehamilan lebih terlihat.

3. Mom bisa mengakalinya dengan menggunakan concealer

Cara praktisnya, Mom bisa menggunakan foundation dan concealer korektif yang non-comedogenic, hypoallergenic, dan dirancang untuk menutupi hiperpigmentasi. Pilih sesuai warna kulit Mom, tapi pastikan concealer adalah produk yang tidak menimbulkan efek samping.

4. Menggunakan ekstrak kulit pinus

Seperti yang dikutip dari Livestrong Pinus Pinaster, mengenai pengobatan melasma nabati yang dipelajari pada tahun 2002 oleh para peneliti di China Academy of Traditional Chinese Medicine. Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research, melaporkan ekstrak  kulit pinus mengandung pycnogenol standar, sebuah antioksidan kuat yang juga melindungi kulit terhadap sinar ultraviolet, atau UV, dan radiasi.

5. Coba gunakan ginseng deh Mom

Temuan selanjutnya mendukung penggunaan obat tradisional untuk mengobati kondisi kulit, termasuk melasma. Campurkan sedikit teh ginseng dengan jumlah yang sama dengan bubuk pegagan dan bubuk akar ginseng untuk membuat salep. Terapkan langsung ke tempat melasma dua kali sehari selama 10 sampai 15 menit, lalu bilas. Hanya 1/8 sendok teh setiap bubuk.

Untuk mengatasi melasma, coba deh Mom menerapkan beberapa cara di atas. Semoga apa yang sudah dipaparkan memberikan hasil yang memuaskan dan bisa diterapkan di rumah ya Mom.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply