Bahaya Tidak Ya, Ibu Hamil Konsumsi Susu Fermentasi?

0 20

Banyak sekali merek susu fermentasi yang beredar di pasaran. Susu tersebut merupakan suatu produk olahan susu yang telah difermentasikan menggunakan bakteri baik bernama Lactobacillus casei. Kegunaannya untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan kesehatan tubuh. Minuman prebiotik ini pada dasarnya mempunyai beberapa kesamaan dengan yoghurt.

Penggunaan susu fermentasi ini dapat mengatasi sembelit atau susah buang air besar yang sering terjadi pada ibu hamil. Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam mengonsumsi susu fermentasi bagi ibu hamil, diantaranya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan dan tetap memperhatikan waktu kadaluarsa produk.

Kandungan dan Komposisi susu fermentasi

Pada umumnya dalam satu botol susu fermentasi mempunyai bakteri Lactobacillus casei shirota strain hidup sebanyak 6,5 hingga 8 milyar bahkan lebih. Meskipun bermanfaat dalam melancarkan sistem pencernaan. Namun, sebelum mengonsumsinya, Mom harus mencermati beberapa kandungan di dalamnya.

Mom juga harus tahu, jika setiap orang akan memiliki reaksi yang berbeda setelah mengonsumsi susu fermentasi. Terutama bagi Mom yang sedang hamil harus mempertimbangkan segala asupan yang akan dikonsumsi. Mom juga bisa berkonsultasi kepada dokter kandungan sebelum mengonsumsinya.

Kandungan susu fermentasi

Susu fermentasi mengandung gula (sukrosa, glukosa, atau dekrosa). Tujuan penggunaan gula ini adalah sebagai penyeimbang rasa asam dengan rasa manis.

Selain pemanis terdapat kandungan  bakteri Lactobacillus casei shirota strain hidup. Penggunaan bakteri Lactobacillus casei shirota strain ini biasanya berjumlah 6,5 hingga 8 milyar per botol dalam takaran 65 ml.

Dalam susu fermentasi juga mengandung susu bubuk skim. Penggunaan susu bubuk skim dalam proses pembuatan ini dapat memicu reaksi fermentasi pada susu.

Kandungan susu fermentasi lainnya adanya perisa tambahan. Penggunaan perisa tambahan yang alami dalam proses pembuatan susu fermentasi nantinya akan menyeimbangkan rasa sehingga mendapatkan cita rasa yang sesuai.

Bahan lainnya adalah air yang berfungsi dalam proses fermentasi nantinya. Air yang memiliki kandungan mineral merupakan piranti yang tidak bisa dilepaskan untuk mendapatkan produk susu fermentasi yang layak dikonsumsi.

Beginilah proses fermentasi pada susu

Susu fermentasi merupakan susu prebiotik yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Proses fermentasi tersebut  menggunakan bakteri baik bernama Lactobacillus casei shirota strain hidup berjumlah 6,5 hingga 8 milyar dalam takaran per botol.

Bakteri ini merupakan jenis bakteri baik yang mempunyai ukuran lebih kecil dibandingkan jenis bakteri lain. Bakteri Lactobacillus casei ini akan mengubah robosa menjadi asam laktat dan asam asetat. Proses fermentasi akan dimulai ketika susu bubuk skim dan gula (glukosa, sukrosa, atau dekrosa) dicampurkan dengan bakteri terkait.

Bolehkah ibu hamil mengonsumsi Yakult?

Tahu enggak Mom? Ibu hamil pada periode kehamilan tertentu akan mengalami gangguan sistem pencernaan berupa gejala konstipasi atau sembelit, yaitu proses ketika buang air besar terjadi dengan tidak lancar.  Minuman fermentasi merupakan minuman prebiotik yang mengandung bakteri baik yang dibutuhkan oleh tubuh terutama usus. Mom bisa mengonsumsinya sebagai solusi dalam mengatasi sembelit atau susah buang air besar.

 

Mungkin Mom masih bertanya-tanya, apakah ibu hamil diperbolehkan mengonsumsi susu fermentasi? Apakah aman pula bagi kesehatan janin?

Penjelasannya begini Mom, kandungan susu fermentasi tidak membahayakan kesehatan ibu hamil beserta janin yang dikandung Mom selama penggunaannya tidak diminum secara berlebihan. Jadi minumlah secara wajar saja agar tidak menjadi minuman berbahaya. Hal yang membahayakan jika produk susu fermentasi yang Mom konsumsi telah kadaluarsa dan tidak layak dikonsumsi. Jadi, selama penggunaannya tidak melebihi batas maka ibu hamil yang mengonsumsinya dipastikan aman. Konsumsi susu fermentasi dalam batas yang normal juga tidak menjadi minuman yang menyebabkan keguguran janin.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply