Bahaya Celotehan Berbisa Netizen, Bikin Shock Seorang Ibu Hamil Hingga Merenggut Nyawa

0 42

Berkomentar melalui media sosial sah-sah saja Mom. Semua orang berhak berekspresi di media sosial. Namun, apakah Mom sadar jika celotehan tersebut dapat berakibat fatal! Bahkan bisa membuat nyawa seseorang melayang? Dengan adanya UU ITE seharusnya Mom lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu di media sosial Mom, terutama dalam mengunggah dan berkomentar.

Memang benar, semua orang berhak berpendapat, namun Mom harus sadar dengan segala risiko yang muncul setelahnya. Jangan sampai berakibat fatal.

netizen

Bijaklah dalam mengunggah sesuatu Mom!

Sebelum mengunggah sesuatu ke media sosial, sebaiknya Mom memikirkannya terlebih dahulu apa dampaknya. Baru-baru ini, sebuah portal media online mengunggah gambar suasana kereta commuterline di salah satu stasiun di Jakarta. Pada postingan tersebut, admin memang tidak mengatakan hal buruk terhadap apa yang ada di gambar tersebut.

Pada gambar tersebut menunjukkan sebuah situasi KRL yang padat pada jam kantor. Nampak seorang ibu hamil yang tengah berdiri di dekat pintu kereta. Caption pada postingan tersebut memang menunjukkan rasa simpatik atas perjuangan seorang ibu hamil tersebut.

Netizen si maha benar

Setelah postingan tersebut muncul ke permukaan media sosial, maka muncul juga komentar dari netizen. Komentar yang terlontar tidak semuanya postitif, bahkan tak sedikit pun netizen yang berkomentar negatif terhadap foto tersebut.

Apakah netizen sadar bahwa asumsi dan komentar yang mereka lontarkan tidak semuanya benar? Apalagi jika asumsi tersebut sudah pada taraf yang menyudutkan. Mom, tidak semua orang sadar dan mengerti dengan apa yang ada dalam sebuah gambar tersebut.

Ternyata komentar netizen membuat ibu hamil dalam foto tersebut shock

Tidak semua orang dapat menerima kritikan, komentar yang pedas bahkan sebuah celaan dari lingkungan sekitar. Nah, apalagi sebuah komentar dari netizen di media sosial yang kerap kali kasar. Terlebih ibu hamil yang sering kali merasa sensitif dan merasa bahwa apa yang dilakukan orang di sekitarnya dapat menyinggung perasaannya.

Salah satu penyebab ibu hamil mengalami stress pada trimester ketiga adalah semakin dekatnya dengan waktu persalinan, dia akan memikirkan sebuah proses melahirkan serta kondisi bayi yang akan dilahirkan nanti. Jadi, Mom bisa bayangkan kan, gimana perasaan ibu hamil, ketika membaca komentar negatif dari netizen yang sering kali menyakitkan?

Komentar netizen pun akhirnya berakibat fatal

Naasnya, setelah ibu hamil yang ada dalam gambar di postingan sosial media mengetahui gambar dirinya masuk dan membaca beberapa komentar tidak enak dari netizen, akhirnya mengalami flek selama 2 minggu. Diduga Ibu hamil tersebut mengalami stress.

Menurut dokter, dia harus menjalani operasi sesar untuk mengeluarkan bayinya. Namun, sebelum dibawa ke rumah sakit, ibu tersebut mengalami sesak nafas. Mulanya sang ibu  dibawa ke pukesmas terdekat, setelah mendapatkan pertolongan pertama, kondisinya tidak kunjung membaik. Dengan sigap, ibu tersebut pun dilarikan ke rumah sakit, namun saat perjalanan nyawanya sudah tidak dapat diselamatkan bersama kedua anak kembar yang berada di dalam kandungan.

Hal ini harus mendapatkan perhatian khusus buat kita semua. Bahwa kita harus bijak menggunakan media sosial terlebih lagi melontarkan sebuah komentar di sana.

Pada kasus ini kita tidak bisa memandangnya sebelah mata. Seandainya foto ibu hamil itu tidak terunggah di media sosial dan menjadi viral dengan komentar pedas dari netizen mungkin hal buruk ini pun tidak akan terjadi. Tapi semua sudah terlanjur.

Menjadi pelajaran buat kita semua Mom, bijaklah menggunakan media sosial dan jangan terlalu frontal menyudutkan sesuatu. Dampaknya bisa fatal kan Mom, kalau sudah begini, salah siapa coba?

 

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply