Awas! Ibu Hamil Tidak Boleh Mengonsumsi Obat Flu Sembarangan

0 62

Penanganan ibu hamil yang terkena flu tidak bisa sembarangan. Sebab, pemilihan obat flu untuk ibu hamil yang tidak tepat bisa membahayakan janin. Pada saat hamil, daya tahan ibu hamil melemah sehingga mudah terserang flu.

Gejala flu yang dialami oleh ibu hamil sama halnya dengan gejala flu yang diderita oleh orang normal. Namun, flu pada masa kehamilan memiliki risiko komplikasi yang tinggi, seperti bronkhitis dan pneumonia. Selain itu, dapat berpengaruh terhadap perkembangan bayi dan berisiko lahir prematur.

obat flu untuk ibu hamil

Mom bisa menangani flu dengan pengobatan alami.

Untuk menghindari risiko yang fatal, Mom bisa mencoba dengan pengobatan alami. Mom juga bisa mencoba untuk minum air putih atau jus. Coba deh, Mom mengonsumsi permen pelega tenggorokan. Permen pelega tenggorokan bisa menjadi solusi meringankan flu. Jangan lupa untuk selalu memperbanyak istirahat.

Jika hidung Mom tersumbat, Mom bisa mengatasinya dengan mandi menggunakan air hangat atau meletakkan aroma terapi di dalam ruangan. Mom juga bisa mencoba berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam untuk meredakan batuk atau sakit tenggorokan. Mom juga bisa mengonsumsi makanan berkuah, seperti sup ayam.

Waspadai gejala khusus yang menjangkit ketika terserang flu.

Terserang flu saat hamil bukanlah sebuah hal sepele. Sebaiknya Mom segera periksa ke dokter jika menemukan beberapa tanda-tanda seperti ini:

  • flu tidak menunjukkan tanda-tanda kebaikan selama 4 hari,
  • mengalami sesak nafas,
  • mengalami demam tinggi,
  • merasakan nyeri dada,
  • rasa sakit di bagian perut,
  • muntah.

Hati-hati ya, Mom Mengonsumsi obat flu untuk ibu hamil tidak disarankan.

Mengonsumsi obat-obatan tidak disarankan bagi ibu hamil, terutama pada masa kehamilan 12 minggu pertama. Pada masa itu adalah masa penting perkembangan organ vital bayi. Bahkan para dokter melarang adanya penggunaan obat hingga usia kehamilan 28 minggu.

Ada beberapa jenis obat yang diangap aman setelah kehamilan setelah melewati minggu ke-12. Ingat Mom, hindari obat yang bisa mengatasi beberapa gejala sekaligus. Mom bisa memilih obat yang bisa mengatasi satu gejala yang memang mengganggu.

Misalnya, Mom bisa mengonsumsi parasetamol untuk mengatasi demam dan rasa sakit. Untuk meredakan batuk Mom bisa minum obat dextromethorphan. Mom juga harus menghindari obat yang meningkatkan risiko kehamilan, seperti kodein, ibuprofen, dan aspirin.

Namun ada baiknya Mom tetap berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi obat tersebut. Agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan pada Mom dan si bayi yang sedang dalam kandungan.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply