Ajarkan Anak Mom Bergaul dengan Teman yang Berkebutuhan Khusus

0 22

Untuk masalah berteman, sebaiknya kita tidak boleh memilih-milih teman. Mom bisa terapkan hal itu kepada anak-anak Mom. Termasuk berteman dengan teman yang memiliki kebutuhan khusus. Namun untuk berteman dengan mereka pun tidak bisa sembarangan.  Pasalnya, mereka yang berkebutuhan khusus tidak bisa diperlakukan dengan sembarangan dan harus diperlakukan secara khusus pula.

Mom harus tahu bagaimana mengajarkan anak-anak Mom saat berinteraksi kepada anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Seperti halnya cara memperlakukan mereka agar mereka merasa nyaman saat berteman dengan kita dan juga anak-anak Mom. Simak ulasan berikut ini agar Mom tahu lebih jelas bagaimana cara kita berteman dengan teman yang berkebutuhan khusus.

Tak perlu takut atau sungkan berjabat tangan

Berjabat tangan adalah langkah awal untuk mengajak berkenalan kepada sesama. Mom bisa mengajarkan anak-anak untuk mengawali perkenalan kepada teman yang berkebutuhan khusus. Sampaikan juga padanya untuk tidak ragu ataupun takut saat ingin berkenalan kepada teman-teman yang memiliki kebutuhan khusus.

Ananda bisa menawarkan bantuan kepada mereka yang berkebutuhan khusus

Ananda boleh menawarkan bantuan ke teman-teman berkebutuhan khusus. Saat tawaran sudah diterima, Ananda bisa kembali bertanya lagi bagaimana cara membantu mereka. Tanyakan jika memang perlu dan tak usah ragu-ragu.

Bicara dengan kalimat sederhana

Pada umumnya bahasa yang digunakan oleh anak-anak memang sederhana. Namun, untuk berkomunikasi dengan teman yang memiliki kebutuhan khusus harus lebih sederhana. Sampaikan maksud dan tujuan kita dengan kalimat yang sederhana dan jelas karena mereka membutuhkan waktu lebih lama dalam memahami.

Hargai keputusan mereka saat menolak tawaran kita

Pada saat teman-teman yang berkebutuhan khusus memerlukan bantuan, maka kita bisa menawarkan kepadanya untuk mendampingi tanpa paksaan. Namun, jika mereka menolak dan ingin melakukan sendiri jangan tersinggung ya. Sampaikan hal ini kepada si kecil, karena terkadang anak-anak kurang memahami hal ini dan cenderung lebih emosional.

Bertanya kembali jika apa yang mereka maksudkan tidak kita pahami

Ada kalanya kita sulit memahami apa yang mereka sampaikan. Namun kita boleh banget untuk bertanya kembali bila ada yang tidak dipahami. Fokus dan berilah waktu yang lebih dalam berkomunikasi bila mereka membutuhkannya.

Menawarkan bantuan tidak salah kok!

Bila Mom atau anak Mom merasa perlu memberi bantuan, tak perlu sungkan bertanya. Hal ini akan memperjelas apa yang mereka mau dan ketika kita tidak tahu harus berbuat apa.

Ketika berbicara pastikan menatap lawan bicara kita ya

Menatap lawan bicara saat sedang berkomunikasi berlaku pada siapa saja lawan bicara kita. Termasuk kepada anak berkebutuhan khusus. Hal ini menunjukkan bahwa kita menghargai dia sebagai lawan bicara dan sekaligus tanda bahwa kita memiliki ketertarikan kepada orang tersebut.

Jangan Ketinggalan Info Penting Mom!
You might also like

Leave A Reply